kayaknya emang kena penyakit gangguan tidur deh jadi ingat kata-kata dosen aku tadi katanya aku kena disorientasi tidur. well this is not what i want share with you guys
Actually i just finished read a book, a novel with the title LETGO karya Windhy Puspitadewi. it's quite entertaining, cerita yang menarik sarat dengan kata-kata yang bermakna dalam, dengan setting ketertarikan tokohnya dengan movie, books and music classic i'm impressed, gak ketinggalan kata-kata nyelenehnya dapet banget yang bikin aku suka ketawa tiba-tiba.....
meski masih terdapat kekurangan disana sini meski tidak terlalu menonjol dan dengan sukses tertutupi oleh alur persahabatan nathan dan raka "caraka" yang bener-bener bikin aku mikir ada gak sih sebenernya sahabat kayak gitu ?
well sebenernya yang bikin aku nulis bukan masalah novelnya tapi ada kata-kata dinovel ini yang ngelitik tangan aku bwt di share yaitu
"kamu tau artinya kehilangan ? yakinlah kamu gak akan pernah benar-benar tau sampai kamu sendiri mengalaminya"
pas ngebacanya sumpah langsung merinding.....
sempat ngerasa bener banget ini kata-kata. aku juga pernah ngerasain yang kayak begini sama kayak tokoh utamanya kehilangan sahabat, temen smp aku. deket dan aku sempet ngrasa i had a crush on him. but it was. tiba-tiba bayangannya muncul lagi, bener-bener saat-saat yang berat buat aku pada waktu itu. and i felt like everyday is gloomy. susah mencerna apa yang terjadi saat itu dan hebatnya lagi gak ada setetes pun airmata padahal saat itu aku bisa dibilang orang yang deket sama almarhum. mungkin akibat terlalu syok dan tertekan aku gak bisa mikir dengan benar.
everything looks fine after the funeral, but it's totally wrong ! justru itulah awal kehancuranku. susah banget move on. memang gak ada tangisan tapi aku sering banget mimpi buruk, jadi pendiam, menjauh dari semua orang, dan susah tidur yang paling parah aku sampai di rawat di rumah sakit karna dehidrasi akut dan anemia. kelihatan bangetkan desperatenya. well aku akuin itu beneran bikin aku terpukul mengingat pada saat itu aku orang terdekat dia
semua orang kasihan sama aku bukan cuma keluarga bahkan sahabatku rajin menemani di rumah, senang ? jujur aku merasa gak nyaman terganggu malah, kenapa ? karena yang aku denger dari mereka itu cuma "aku tau kok perasaanmu, aku ngerti yang kamu rasain tapi kamu harus bangkit gak boleh bengi terus" tapi entah kenapa aku merasa mereka hanya berusaha membuat aku semakin berpikir kalo mereka hanya mencoba bersikap baik tanpa mengerti apa yang aku rasakan dan mengambil yang belum rela aku lepaskan. jahat memang tapi aku merasa meraka-lah yang membuat aku membenci mereka karena tidak mengerti aku pada saat saat terpuruk seperti waktu itu. dan begitulah aku sampai sekarang cenderung menghindar pada saat membahas dia, dan menolak membahas perasaanku karena aku merasa tidak berguna membicarakannya pada orang yang tidak mengerti perasaanku serta aku menolak mengakui dia sudah meninggal karena akan sangat menyakitkan untuk mengenangnya saja, bahkan aku senang bila bermimpi buruk "bertemu dia" kind a creepy but i enjoy it cuma agar aku berpikir kalo dia bisa hidup dalam mimpiku. jadi pada saat membaca cerita dari let go dan ngebaca quotesnya aku ngerasa bener banget apa yang disampaikan sama pengarangnya. dan ngebuat aku berpikir gak seharusnya aku menahan dia dengan tidak mengakui kalo dia sudah gak ada
well you will never truly understand the loss, until you experience it for yourself belive me ! hanya orang yang pernah mengalami kehilangan yang mampu mengerti apa arti dari kehilangan.
rumit memang tapi begitulah hidup. kamu tidak akan pernah mengerti kehidupan tetapi berusaha menyesuaikan dan belajar untuk mengerti kehidupan.dan sekarang aku sedang berusaha menyesuaikan diri tanpa dia dan belajar menerima kalau dia sudah pergi.
"aku bisa kehilangan teman seperti itu dengan kematianku tapi tidak dengan kematiannya"
-George Bernard Shaw-


















